Minggu, 21 Februari 2016

Enjoy the beauty of the trip Tabuhan Island and Crater Wurung (Part2)



Hi Greetings wildlife! The story is a continuation of the trip touring the island wasp and craters wurung part 1 ... Immediately, at around 5 am we were out of the red and white hotel directly prepare headed the second destination of "crater wurung" the way it was lo make people wurung ( not so) to place tersebut..haha but so history does not it ..

Continue our trip from the coast to the south the past Kampe port of Ketapang, Banyuwangi incoming direction and then follow the directions to the Ijen crater placard past glagah existing districts producing village of the red durian lo perbuahnya price Rp150,000-Rp300,000, -

For all of you been to ijen wear matic or duck ya preferably before entering the area of ​​the slick-sempol content of gasoline used in the last gas station in the district of glagah. After that we continue until a few minutes later we reached the location of the entrance ticket by paying the ticket ijen region retribution Rp 3000, -. Then further .... Directly confronted with a track that twists and up and down steep but now it has a nice smooth paved differently when we first used in 2012 to ijen via lines Banyuwangi. Again recalled masalalu of 2009, 2012, 2014, and 2016 we returned to Ijen did not believe his charm as the weather is still cooler than Cangar and bromo if I taste. Arriving at the post climb Ijen crater we paused breakfast and others.



Suppose you pass via Banyuwangi crater wurung this was after the post climb to the crater of Ijen but still in the area ijen so Just follow the direction towards the city Bondowoso, waterfall rocky side of the road was still straight up into the garden and the farm there will be a plaque to the left of the road wurung to the crater.

Sign the crater area wurung drawn retribution again and urged to keep clean by not littering any such check departing bring what brought home anything that could be brought home more waste nicer and as greentouringer management who care about the environment as we are very proud and this activity must be preserved if not listening or inattentive bring back litter fines lo Rp 50,000-100,000, - so it is really early visitors all must be considered. Not to forget the levy prices around Rp 5000, - / person.When you sign wurung crater area located in districts Jampit sempol there are actually several spots view to be able to enjoy the beauty of this wurung crater. Amenities also provided parking for cars and motorcycles, food stalls snacks also available. Also been built gazebos to enjoy the atmosphere around. Not only can you enjoy the beauty of the crater of the crater rim just down the hill but you can walk or bike to use for the balls. The atmosphere is like a hill telletubies nice and charm of the emerald green of the lo soothing eye.

Time passed since forgotten documented this natural beauty and the rain began to come in the end we did not have time to explore much deeper to the guest house all come Jampit. Then the final destination is the cafe ijen. Cafe located right next to the post of first entry Bondowoso town for a while to keep warm and enjoy a variety of coffee flavor typical ijen. Hmm feels so romance atmosphere at that time. The rain ceased and the day began in the afternoon, the event directly back to Surabaya was prepared. That piece of the story of our journey Suetoclub hopefully marginally useful for the reader as well meet again in next trip yap ..

documentation:













their videos:


Perjalanan Menikmati Indahnya Pulau Tabuhan dan Kawah Wurung (Part2)




Hi Salam wildlife!Cerita perjalanan ini lanjutan dari touring pulau tabuhan dan kawah wurung part 1...Langsung saja sekitar jam 5 pagi kami dari hotel merah putih langsung prepare berangkat menuju destinasi kedua yaitu  “kawah wurung” yang jalannya itu lo membuat orang wurung (gak jadi) ke tempat tersebut..haha tapi ya sejarahbukan itu..

Perjalanan kami Lanjutkan dari pantai Kampe menuju keselatan melewati pelabuhan ketapang, masuk arah kota Banyuwangi kemudian ikuti saja plakat arah ke kawah ijen melewati kecamatan glagah yang ada desa penghasil durian merah itu lo yang harga perbuahnya Rp150.000-Rp300.000,- 

Bagi anda sekalian berkunjung ke ijen pakai motor matic atau bebek ya sebaiknya sebelum memasuki kekawasan licin-sempol isi bensin dulu di pom bensin terkahir di kecamatan glagah. Setelah itu perjalanan kami lanjutkan sampai beberapa menit kemudian kami sampai lokasi tiket masuk kawasan ijen dengan membayar tiket retribusi sekitar Rp 3000,-. Kemudian lanjut....Langsung dihadapkan dengan track yang lika-liku dan naik turun curam tapi sekarang sudah bagus mulus beraspal berbeda saat kami dulu 2012 pertama ke ijen via jalur Banyuwangi. Lagi-lagi mengenang masalalu dari 2009, 2012, 2014, dan 2016 kami kembali ke Ijen memang pesonanya seakan tak habis hawanya juga masih lebih dingin dari cangar dan bromo kalau saya rasa. Sampai di pos pendakian kawah ijen kami berhenti sejenak sarapan dan lain-lain.




Misal anda lewat via Banyuwangi kawah wurung ini berada setelah pos pendakian ke kawah ijen tapi masih di wilayah ijen jadi ikuti aja arahnya ke arah kota Bondowoso, air terjun yang berbatu dipinggir jalan itu masih lurus sampai masuk ke kebun dan pertanian nanti ada plakatnya sebelah kiri jalan menuju kawah wurung. 

Masuk area kawah wurung ditarik retribusi lagi dan dihimbau agar menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang seperti dicek berangkat bawa apa pulang bawa apa kalau bisa pulang bawa sampah lebih banyak lebih bagus dan sebagai greentouringer pengelolaan yang peduli lingkungan seperti ini kami sangat bangga dan kegiatan seperti ini harus dilestarikan kalau tidak mendengarkan atau lalai membawa sampah kembali terkena denda lo sekitar Rp 50.000-100.000,- jadi memang benar-benar pagi pengunjung sekalian harus diperhatikan. Tak lupa harga tiket retribusi sekitar Rp 5000,-/Perorang. 

Saat masuk wilayah kawah wurung yang terletak di jampit kecamatan sempol ini sebenarnya ada beberapa spot view untuk bisa dinikmati keindahan kawah wurung ini. Fasilitas juga sudah tersedia parkir untuk mobil dan motor, warung makanan cemilan juga sudah ada. Juga sudah dibangun gazebo-gazebo untuk menikmati suasana sekitar. Tidak hanya bisa menikmati keindahan kawah dari bibir kawah saja tapi anda bisa menuruni bukit jalan kaki atau pakai motor bagi yang bernyali. Suasananya mirip bukit telletubies bagus dan pesona zamrud hijaunya itu lo menyejukkan mata.

Waktu berlalu karena lupa mendokumentasikan keindahan alam ini dan hujan pun mulai datang akhirnya kami tak sempat mengeksplor jauh lebih dalam untuk sekalian datang guest house jampit. Kemudian tujuan terkhir adalah cafe ijen. Cafe yang berada persis disebelah pos masuk pertama yang dari kota Bondowoso untuk sejenak menghangatkan badan dan menikmati berbagai cita rasa kopi khas ijen. Hmm terasa begitu romansa suasananya saat itu. Hujan pun reda dan hari mulai sore, acara langsung balik ke Surabaya pun disiapkan. Begitulah sepenggal cerita perjalanan dari kami Suetoclub mudah-mudahan bergunan bagi para pembaca sekalian ketemu lagi di next trip yap..

Dokumentasi :















Videonya :


 

Sabtu, 20 Februari 2016

Perjalanan Menikmati Indahnya Pulau Tabuhan dan Kawah Wurung (Part1)



Salam Wildlife!Langsung saja Febuari 2016 adalah bulan romantis untuk melakukan touring, destinasi perjalanan yang dituju adalah mengexplore keindahan pulau Tabuhan dan Kawah Wurung (Salah Satu Wisata Andalan di Pegunungan Ijen Sekarang Selain Kawah ijen sendiri dan Blue Fire). 

Kami berangkat malam hari dari homebase Surabaya dengan tujuan pertama Pulau Tabuhan karena niatnya memang agar bisa snorkling dengan puas dari pagi sampai sore dipulau tabuhan sekalian juga mampir ke taman apung basring lihat penangkaran hiu. Rutenya Surabaya(jam11malam ready to go)-Sidoarjo-Bangil-Pasuruan-Probolinggo(rest)-Paiton-Pasirputih-Situbondo(rest&breakfast)-Baluran-Desa Basring untuk lebih jelasnya bisa cek di google map yap...  



Perjalanan malam biasanya memang penuh keseruan..akhirnya pagi sekitar jam 5 kami sampai Situbondo tak lupa mampir di warung pecel khas Banyuwangi enak dan murahlah didaerah kota situbondo cek foto nih dibawah :


Setelah Sarapan Kami langsung menuju pantai Kampe(Kampe Beach) ada arahya kalau dari Baluran pantainya sebelum pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Nyampai disana langsung antri tiket untuk tarif normalnya perkapal Rp 500.000,-(sudah termasuk life jacket) PP Pantai Kampe-Pulau Tabuhan untuk alat snorklingnya sewa Rp 25.000,-untuk fin kadang ada kadang enggak. Kemudian bila pingin mampir sekalian ke basring per orang tambah Rp 5000,-. Nah dari pantai Kampe ini juga bisa langsung ke Pulau Menjangan lo tapi ya begitu harus booking dulu kalau pas lagi ramai tapi pas sepi seperti saya kemarin ya bisa langsung ready asalkan ombak mendukung. Untuk tarif lebih lengkap bisa langsung cek di http://www.infoneisun.web.id/2016/01/tarif-pelayanan-di-bangsring-underwater.html 
tapi kami kemarin langsung datang saja ketempatkok.

Waktu kemarin itu kami kesana memang banyak wisatawan rombongan yang ke pulau tabuhan jadi suasananya ramai banget begitu akhirnya kami harus menunggu giliran untuk mendapatkan sewa kapal dan aksesoris underwaternya sekitar 5-6 kapal PP kami baru dapat diantar ke pulau Tabuhan.

Sampai pulau Tabuhan....Pulau ini terletak 20km dari kota Banyuwangi sudah banyak akseskok jika ingin kesini dengan luas pulau sekitar 5 hektar jadi ya kalau mau keliling pulau tidak akan membuat kaki kita gemporkok juga secara overall bagus pulaunya warna airnya masih alami suasana bawah laut juga masih bagus tapi secara kebersihan kurang banyak sampah berkeliaran karena memang pengelola setempat kurang menghimbau para wisatawan untuk itu tapi mudah-mudahan secara hati nurani tersentuhlah mereka bila niatnya memang ingin melestarikan pulau Tabuhan dan sekitarnya

Aksesoris perang langsung kami persisapkan untuk mengeksplore pulau Tabuhan ini...detik demi detik berlalu, menit demi menit, jam demi jam akhirnya kami puas dan pulangnya sekalian mampir ke rumah apung basring lihat hiu meskipun hiunya tak sempat kami foto tapi ternyata disana ikannya banyak. 

Setelah capek akhirnya kami pun bergegas cari makan dan hotel merah putih disekitar jalanan Banyuwangi...hahaha demi menyambung tenaga untuk mempersiapakan perjalanan esok harinya menuju kawah wurung..Okay brosis kami istirahat dulu lanjut ke part 2...

Monggo dinikmati foto-fotonya dan videonya :


































Videonya : 




Ada kesalahan di dalam gadget ini