Kamis, 27 Agustus 2015

Bukit Jamur Tempat Wisata Unik dari Gresik

http://www.inigresik.com/2015/02/jual-kaos-edisi-khusus-bukit-jamur-Gresik.html
Hi Salam wildlife!Kembali lagi dengan posting cerita jalan-jalan dari seseorang rekan  yang kali ini perjalanan wisatanya tak jauh-jauh dari Surabaya. Yup masih dikota satelit tetangga kota Surabaya yaitu kota Gresik ada suatu objek wisata yang tak lama ini lagi booming apa hayo?namanya seperti mengingatkan kita tentang salah satu gorengan crisphy dipinggir jalan..haha. Ternyata benar kan Jamurcrisphy  haha bukanlah yang benar itu ya “Bukit Jamur” .
Kalau kalian lihat sperti ada didunia mariobros lah disini...hmm itu lo game lama yang pahlawannya dua orang saudara dan berprofesi sebagai tukang ledeng bila makan jamur ajaib tubuhnya bisa membesar..hahah..

Location :
Lokasi bukit jamur ini di terletak di desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Untuk mencapai kelokasi tersebut dari kota gresik melewati jalur pantura, setelah jembatan sungai bengawan solo sembayat tepatnya di pertigaan Bungah belok kiri mengikuti petunjuk ke Dukun, sekitar satu kiloan di sisi kanan jalan ada gang masuk ke area pertambangan bukit kapur dan proyek pembangunan perumahan Pondok Bungah Indah. Setelah masuk gang lurus sampai pertigaan kemudian kearah kiri sampai terlihat Bukit Jamur ini.
Berikut petanya :




History :
Sebenarnya tak bukan tak lain daerah ini dulunya adalah Sebuah area kosong yang bekas pertambangan atau lahan bekas galian batuan kapur di Bukit Kaliwot, Desa Bungah. Pemilik galian C di lokasi bukit jamur, Irsyad Raharja, mengemukakan, lokasi mulai digali sekitar tahun 1992. Bekas galian C itu ditutup tahun 2008 dan sejak 2010 dibuka untuk masyarakat umum.
Usut punya usut ternyata asalmulanya terbentuk batuan jamur ini karena kolaborasi manusia dan alam. Dulunya batuan yang keras dibiarkan begitu saja karena susah untuk diambil akhirnya bagian yang dikeruk hanya lahan disekitarnya saja...Nah lambat laun bebatuan itu terkena panas, hujan kemudian bagian yang keras tadi akhirnya terkikis juga dan memmbentuk tudung jamur coy terus lahan yang dibawahnya membentuk tebing batang jamurnya.
Kurang lebih ada sekitar 40 batu jamur di lokasi sekitar 3 hektar dan tinggi batuan jamurnya bervariasi lo...mulai dari 2meter sampai 7 meter.
Pertama-pertama bukit jamur ini cuman diketahui beberapa warga lokal dan para fotografer untuk tema-tema preweed tapi lambat laun booming juga apalagi setelah ditayangkan ditelevisi lewat acara My Trip My Adventure link http://www.transtv.co.id/index.php/programs/view/6/456#.Vd675ZM-6MI
Woh wisatawannya langsung membeludak setiap minggunya juga ramai. Di tempat ini juga telah menjadi desa wisata dan tersedia pedagang-pedagang penjual baju yang bergambarkan landcape bukit jamur. Tempatnya memang bagus apalagi kalau untuk foto sunset.
Nah kali ini Surya Aditama mengabadikan bukit Jamur dari sudut pandang berbeda yaitu lewat udara dengan Phantom DJI 3nya monggo bisa disimak fotonya dan videonya dibawah ini :



Juga sempet mampir ke bukit kapur sekapuk

Berikut Videonya :



Fasilitas :
Tempat parkir sepeda motor dikenai Rp 3000,- Mobil Rp 5000,-
Penyewaan payung sekitar Rp 3000-5000 tergantung ukuran payung dan negosiasi karena memang udaranya sangat panas karena gresik kota Industri dan dekat dengan banyak tambak kadang suhu disini sangat terik jadi bersedialah bekal.

Semoga info ini bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca J


 





Sabtu, 22 Agustus 2015

Coban Jahe Waterfall, Kondang Merak Beach, Balekambang Beach, Remarkable Place from Malang



Hai Salamwildlife!Sekarang kita sedikit melipir ke arah Selatan tepatnya Malang, sebuah cerita perjalanannya teman yang akan suetoclub share disini. Kali ini kita fokus saja ke coban Jahenya karena memang belum pernah kita share sebelumnya. Untuk wisata lainnya pantai kondang merak dan pantai balekambang bisa langsung mampir saja ke link berikut : http://www.suetoclub.com/2015/07/pantai-kondang-merak-malang.html

Sekarang kita tahu banyak sekali coban di Malang..Nah salah satunya adalah Coban Jahe ini dengan ketinggian air kurang lebih 40meter..Lohkok kenapa namanya aneh coban Jahe kok gak coban lengkuas, coban kunir, coban sinom?hehehe....ada ceitanya sendiri bro ternyata nih..

Coban Jahe ini terletak di  Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kec. Jabung, Kab. Malang. yang juga  terletak di kawasan Perhutani RPH Sukopuro Jabung. Kalau dari  Malang Coban Jahe dapat dituju melalui Tumpang. Setelah melewati gapura Kec.Tumpang, terus pasar tersebut  lurus. Kemudian ada plang Coban Jahe terlihat di kanan jalan. Dan ikuti saja arah yang ditunjukkan plang tersebut sampai di Desa Pandansari Lor, Dusun Begawan. Bila tersesat ada baiknya dahulukan bertanya penduduk setempat juga pada paham kok bro...Peta dan Koordinat GPS: 7° 58' 19.91" S  113° 6' 54.84" E

Histori :
Usut punya usut nama jahe sejatinya diambil dari bahasa Jawa "Pejahe" yang artinya meninggal dunia. Kenapa kok dinamakan pejahe?karena pada saat itu satu regu tentara TNI kita yang dikomandoi Ali Murtopo berjuang melawan penjajahan pemerintahan Belanda kala itu. Pastinya banyak yang meninggal kala itu. Yup terbukti sebelum masuk Coban Jahe sekitar 50meter ada Makam Pahlawan Kali Jahe beliau-beliau yang berjasa mempertahankan tetorial wilayah Indonesia dulu sebagai suatu tempat penghormatan terakhir..Nah seiring waktu berlalu maka nama "Pejahe" ini berganti nama "Jahe" supayah lebih mudah dilafadzkan mungkin ya..hehe. 

Aksebilitas dan Fasilitas:
Aksebilitasnya sendiri sudah dibilang cukup baik untuk saat ini untuk kendaraan roda dua dan roda empat di rasa masih cukup mumpuni medan jalannya cuman kalau roda empat ya harus berhati-hati karena memang jalannya sempit dan tracknya offroad kemudian dilanjutkan jalan kaki ya kurang lebih sekitar 100m. Untuk fasilitas tempatnya juga jalannya sudah rapi dengan ada WC, Toilet, Warung Makan dan Tempat Parkir. 

Untuk foto-fotonya dan video bisa dilihat dibawah ini by Surya Aditama menggunakan DJI Phantom 3 Check this Out :





Berikut videonya sudah sekalian digabung dengan Pantai Kondang Merak dan Pantai Balekambang


Semoga cerita info ini bermafaat untuk tetap bersyukur akan keindahaan di Indonesia pesannya selalu lestarikan alam indonesia bro n sis...jangan buang sampah sembarangan!:)

Jumat, 21 Agustus 2015

Gili Labak, Surga Kecil di Ujung Timur Madura



Hi Salam wildlife!Pembaca Suetoclub kali ini ada sedikit cerita dari teman gak jauh-jauh dari Jawa Timur..Yup tepatnya di Pulau Madura masih masuk di kabupaten Sumenep ada sebuah surga kecil bernama Gili Labak. Memang di wilayah Sumenep ini juga masih banyak kepulauan yang setara kualitasnya dengan Gili Labak tapi karena Gili Labak ini telah menjadi first mover akhirnya boominglah..Sebenarnya pulau ini sudah mulai dikenal sejak tahun 2013 kemarin dan infonya terbilang cukup pesat lewat media sosial. 

Gili Labak ini termasuk diantara gugusan kepulauan Madura di Kabupaten Sumenep dikecamatan Talango yang jalur sampai Kepulauan Kangean. Sebuah moment dari saudara Surya Aditama hasil jalan-jalan liburan lebaran beberapa saat lalu mereka sempatkan mengunjungi pulau yang dirasa masih alami dan memang harus terus dijaga kelestariannya sampai masa mendatang. Kalau katanya orang-orang Indonesia itu indah tapi mengapa masih ada sampai jauh-jauh ke Maldives, Hawai atau Karibia hanya untuk sekedar menikmati private islands?Nah disitulah terlihat perbedaan bagaimana kita sebagai anak bangsa mengelola tempat-tempat seperti Gili Labak ini. Pembedaanya hanya dari segi fasilitas, kebersihaan, pengelolaan yang baik juga penyaluran hasil yang merata. Kan enak tuh kita gak bakal jauh-jauh keluar negeri kalau kita bisa mengelola tempat wisata di negara sendiri yang berefek untuk peninggalan anak cucu kedepan..Yaps paling tidak untuk sekedar menikmati liburan. 

Lebih lengkapnya dimana sih Gili Labak ini?Bagaimana cara kesana?dan berapa biayanya?...Berikut ini kami kumpulkan beberapa informasinya :

Berikut petanya...
Gili Labak adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah tenggara Pulau Puteran atau Pulau Madura. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Talango,Kabupaten SumenepJawa Timur. Ibukota kecamatan Talango berada di Pulau Puteran.
Kota terdekat: Situbondo BanyuwangiKota Negara
Koordinat:   7°12'14"S   114°2'47"E





Bagaimana cara ke Gili Labak...
Jalur 1 : Start form pelabuhan Kalianget menyeberang ke Pulau Poteran pakai kapal tongkang(kapal yang cukup besar untuk memuat mobil dan truck apalagi cuman sepeda motor) bayar perseda motor Rp 5000,-, mobil Rp kurang lebih Rp 25.000. Di penyebrangan hanya tersedia 1 unit kapal tongkang jadi ya kalau ramai harus gantian. Perjalanan ke pulau Poteran kurang lebih 10 menit langsung perjalanan jalur darat menuju desa Kombang...Nah disana sudah banyak nelayan yang bisa diajak negosiasi untuk mengantar kalian ke Gili Labak harga sekitar 100-200ribu tergantung cuaca.

Jalur 2 : Start form Kalianget harbour kita cari saja sewaan perahu yang ada disekitar pelabuhan, untuk kendaraan bisa dititipkan sesuai tarif yang berlaku. Tarif sewa perahu berkisar dari 350000-600000 tergantung ukuran dan banyak barang bawaan. Dari pelabuhan kalianget kita langsung dibawa menuju Gili Labak dengan lama perjalanan sekitar 2,5-3jam(kalau kuat sebaiknya siap antimo dulu guys) tapi pulangnya bisa lebih cepat mungkin separuh perjalanan dari keberangkatan.

Jalur 3 : jalur yang ke 3 ini jalur baru masuk ke kecamatan Saronggi sebelum kota Sumenep belok kanan atau ambil arah selatan biaya sewa kapalnya mirip jalur nomer 2 ya disesuaikan saja biayanya dan lewat sini lebih cepat sekitar 1jam daripada lewat Kalianget. Jadi terserah para traveller nantinya memilih jalur yang mana.

Okay, Berikut ini foto-foto dokumentasi karya Surya Aditama menggunakan DJI Phantom 3 : 











Berikut videonya : 


Untuk lebih jelasnya tentang Surya Aditama bisa langsung mampir ke FBnya : https://www.facebook.com/aditama.surya?ref=ts&fref=ts

Mudah-mudahan info ini berguna bagi pembaca setia Suetoclub :)








Kamis, 20 Agustus 2015

Promosi OPen Wisata Kuliner Surabaya 2015 Rawon Cak Wi Kapasari




Hey Salam Wildlife!Kali ini Suetoclub memberi info edisi kuliner warung temen sendiri..Hitung-hitung bantu promosi..hehe. Nah sudah tahu kan gambar diatas itu gambar makanan apa?Yup benar itu Rawon makanan khas Surabaya juga!

Di Surabaya sendiri model Rawon ada macam-macam jenisnya salah satunya ya Rawon Cakwi ini monggo dicoba mampir kalau kebetulan pas laper boleh ajak-ajak keluarga, teman, sodara dan lain-lain. Ada promo diskon nih karena baru aja soft lauching.

Berikut promonya :

he best rawon in town is coming back!! 
Warung pak wi Kapasari Surabaya kembali buka
Setiap hari mulai jam 5-11malam..
Sedia nasi rawon kare empal bali pecel ketan..dengan harga terjangkau
PLUS promo opening discount 20% untuk makanan.. MONGGOO :)

Alamatnya bisa cek google map : 
https://www.google.co.id/maps/dir/-7.2439801,112.7516348/Kapasari,+Genteng,+Surabaya+City,+East+Java/@-7.2438486,112.7523327,17.75z/data=!4m8!4m7!1m0!1m5!1m1!1s0x2dd7f96d3ef40785:0x8858ca301523b440!2m2!1d112.7494759!2d-7.2476882?hl=en&hl=en


Testimoni ;
Hmmm.. Enak bgt. Rawonnya kuahnya kaya bumbu dan kental, beda dg yg lain. Bumbu balinya spicy dan bikin nagihhh.. Sambelnya pedesss.. Aq pgn nambah trusssssss.. Mksh yak bung Suryan Mosthafa udh bkin tempat yg cozy dan mknn yg nyuuummy bgt. Suksesss bro. Yg lg di Surabaya atau lewat jln Kapasari harus mampir ke WARUNG PAK WI KAPASARI.

FB : Suryan Mosthafa 
link : https://www.facebook.com/suryanmosthafa/media_set?set=a.10204324464288172.1073741827.1126256985&type=3

Foto Gallery :












Trims monggo dicoba rwek :)

Rabu, 05 Agustus 2015

Perjalanan Sueto Tim to Sempu Gelombang 2




Yup cerita perjalanan Sueto dilanjutkan lagi kali ini kami sueto tim pergi ke pulau sempu. Dari judulnya gelombang 2 berarti ada cerita perjalanan gelombang 1 tapi karena pingin posting gelombang 2 dulu ya sudahlah..Touring sueto gelombang 2 ini dilaksanakan bulan November 2012 sebetulnya keinginan ke Pulau Sempu termasuk Cagar Alam yang terletak di kabupaten Malang di wilayah pantai Sendang Biru ini sudah lama niatnya cuman baru dapat terlaksana di bulan November 2012 padahal rencananya sudah dari 2009 tapi akhirnya kesampaian juga alhamdulillah...

Kali peran utamanya adalah Bocel Sueto yup salah satu anggota sueto beranggotakan 6 orang kami pun berangkat dari surabaya minggu  pagi pukul jam 01.00 WIB langsung di trek sampe Malang yah karena jalannya sepi jadi santa-santai saja jalannya sampe di turen sudah sekitar jam 03.00 saja. Akhirnya kami berhenti sejenak untuk ngepom dan   beli nasi jagung kelihatannya nih anak-anak belum pada makan semua. Sesampainya di pantai Sendang Biru sekitar jam 04.15 langsung dilanjutkan shubuh dan istirahat untuk mengambil ancang-ancang ke sempu tapi waktu itu kepagian dan kapal masih karam jadi tunggu sebentar sampai ombak agak pasang.

Untuk kesempu kita harus bayar perizinan seharga 20ribu rupiah terus ditunjukkin ke nelayan pengantar nah untuk tarif menyeberang ini Rp100.000,- pokoknya PP terserah dengan tujuan manapun danau lele atau segara anakan. Kamipun memilih untuk  ke segara anakan saja. Yap mulai dari sini kamipun lupa membawa persedian air yang cukup buat 6 orang kalau treknya dari pantai kami diturunkan ke segara anakan masih jauh yah sekitar 1 jam perjalanan lah...Jadi ya dihemat-hemat saja airnya kebetulan memang cuaca waktu itu sangat terik.

Menyusuri wilayah hutan sebenarnya banyak jalan bercabang saat menuju ke segara anakan tapi karena sudah faham trek arah segara anakan akhirnya ya gak kesasar dan aman-aman saja meskipun jalannya sedikit berlumpur. Saat perjalanan kamipun banyak bertemu rombongan lain yah memang kawasan sempu ini sudah sangat terkenal di Indonesia karena cepatnya perkembangan informasi zaman sekarang jadi saat kami berada di segara anakan suasananya ya seperti taman bermain waterpark cuman kali ini nuansanya alam asli jadi lebih alami...Yup sesi foto-foto gak akan pernah terlewatkan disini..Oh iya kalau pagi matahari belum menyinari permukaan air tamapak segara anakan ini biasa saja seperti danau pada umumnya tetapi setelah agak siangan suasana memang menjadi indah dan menjadi khas segara anakan pulau sempu.


















Nah setelah merasa puas dan terasa panas terus kehabisan air kamipun akhirnya memustuskan kembali ke dermaga tempat kami dijemput oleh nelayan sebelumnya. Wah perjalanan kian terasa tanpa air tapi dengan semangat yang menggebu-gebu menginginkan air minum di pantai sempu kami pun berusaha sekuat tenaga hahaha...akhirnya sampai juga terus dijemput deh sekembalinya dari pulau sempu dan saat sampai di pantai sendang biru kami pun langsung bergegas menyegarkan dahaga yang haus akan air...Setelah itu kami langsung check out untuk kembali ke surabaya karena nantinya bakal di hadang macet berkepanjangan dari Malang kota sampai Lawang meski suasana mendung untung hujannya juga tidak deras..Akhirnya sampai Sidoarjo sekitar jam 5 sore menjelang magrib...

Yap kesan-kesannya Pulau Sempu itu bagi kami sangat indah dan masih indah sayang saat perjalanan menuju segara anakan masih banyak sampah plastik berkeliaran...Yah beginilah kalau tempat bagus tapi sudah ramai pengunjung beda halnya saat masih sepi dan alami...saya tak tahu kenapa orang-orang ini tidak peduli terhadap lingkungan katanya banyak yang mengaku pecinta alam tapi membuang sampah plastik sembarangan di tempat cagar alam seperti pulau sempu..Ya pesan kami kalu mau membuang sampah plastik yang tidak bisa di urai tanah sebaiknya disimpan sampahnya sampai ke pantai sendang biru baru di buang sabarlah sedikit hei kawan-kawan untuk lebih mencintai lingkungan dan alam Indonesia yang seperti surga kecil ini....Kemudian tarif surat izin penyeberangan pada saat kami pertama kali ke pantai sendang  tahun 2009 itu masih sekitar Rp 2000,- sekarang sudah Rp 20.000,-??wow naiknya 10x..belum ditambah biaya parkir kendaraan Rp 2000,- ditambah biasa masuk sendang biru Rp 6000,-/kendaraan ditambah biaya menyebrang ke Sempu Rp 100.000,- termasuk hitungan traveller yang tidak murah.

Ada baiknya fasilitas terus diperbaiki termasuk tempat pembuangan sampah yang jelas agar lingkungan juga tampak lebih bersih dan tidak mengecewakan kalau ingin dapat pemasukan lebih...karena wisatawanlah termasuk salah satu faktoryang  akan menunjang sektor perekonomian di pantai sedang biru kalau tempatnya sudah jelek terus sepi toh juga merugikan bagi kedua belah pihak..wisatawan yang pernah datang tak akan tertarik untuk datang lagi..Begitu juga dengan wisatawan kemanapun kalian berada selalu junjung yang namanya GREEN TOUR untuk kelestarian alam bersama.
Terima kasih semoga Sueto terus bisa menjelajah alam Indonesia!salam wildlife!