Sabtu, 25 Juli 2015

All About Tour to Sipelot Beach by Suetoclub





Kali ini Sueto melakukan perjalanan XTour Sehari lagi tujuannya adalah pantai Sipelot Malang…
Dalam Tour kali ini berawal dari salah satu anggota Sueto yang baru bergabung mempunyai ide saat jadwal touring sedang kosong…Bagaimana kalau kita ke pantai Sipelot saja karena memnag sebelumnya sang anggota ini pernah kesana kebetulan memang Sueto belum pernah jadi karena intinya adalah ada hal baru yang bisa di explore maka kami siapkan dua tim Sueto yang satu tim survey yang satunya tim observasi dan penjelajah…



Kali ini Sueto melakukan perjalanan XTour Sehari lagi tujuannya adalah pantai Sipelot Malang…
Dalam Tour kali ini berawal dari salah satu anggota Sueto yang baru bergabung mempunyai ide saat jadwal touring sedang kosong…Bagaimana kalau kita ke pantai Sipelot saja karena memnag sebelumnya sang anggota ini pernah kesana kebetulan memang Sueto belum pernah jadi karena intinya adalah ada hal baru yang bisa di explore maka kami siapkan dua tim Sueto yang satu tim survey yang satunya tim observasi dan penjelajah…



Jadi kami melewati SBY-SDA-Porong-Malang-Turen-Dampit-Pujiharjo-Sipelot….perjalanan setelah melewati dampit menuju Pujiharjo kami melewati gunung2 bukit2 yang serasa tak habis2 tapi karena kami sudah pengalaman lewat pantai-pantai malang jadi tidak begitu gusar saat perjalanan ha2..Jalannya lumayan masih aspal bisa delewati mobil sedan pun bisa kelihatannya…
Perjalanan melewati bukit2 ini memang paling seru selain jalannya yang berkelok-kelok udara dingin dan kabut yang turun dari gunung semeru membuat susana jalanan menuju Sipelot ini terlihat semakin asri, sejuk dan dingin…Sampai dimana kamipun akhirnya turun gunung menuju perkampungan Sipelot yang terlihat seperti kota kecil dipinggir pantai dengan kebudayaan sangat pesat..Mungkin ini tempat satu2nya yang ada di pantai Malang selatanyang ada sinyal HP..



Turun dari bukit melihat jalur lava vulkanik dari gunung Semeru yang dimanfaat untuk perkebunan oleh penduduk setempat..Jadi kalau ada abu vulkanik dari semeru turun seharusnya penduduk sipelot dalam melaksanakan evakuasi harus lebih jeli kelihatannya karena kotanya memang terletak di Jalur Vulkanik Mahameru meskipun dipinggir pantai.. Sesampainya dipantai apa yang kami lakukan..



Berdiam diri sejenak menikmati tenangnya pantai Selatan..padahal ciri khas Pantai Selatan adalah ombaknya yang menggebu-gebu jadi maklum karena pantai Sipelot ini pantainya seperti teluk yang dalam jadi ombak disekitar pantai sangat tenang..



Pantai Sipelot ini juga diapit dua bukit karang besar sehingga pemandangannya akan tampak bagus.. Kemudian kami berfikir untuk memarkir motor karena memang disini bebas parkir tapi kami titipkan saja pada penduduk sekitar nanti dikasih bayaran sukarela. ..Pantai Sipelot ini sangat sepi pengunjung dari luar kota hanya penduduk setempat saja padahal tempat pantainya sangat bagus ada sinyal, ramai penduduk…Disekitar pantaipun ada kampung Nelayan merekapun menjual ikan2 hasil tangkapan kepada wisatawan..



Survey kami lanjutkan mulai menyisir karang pantai bagian Barat sampai ke air terjun kecil dipantai Barat Sipelot melewati jalan yang curam membuat kami hampir terpeleset ke dalam jurang…Sebenarnya ada 3 cara menuju air terjun :
1. Memanfaatkan Nelayan setempat  untuk mengantarkan kita kepantai barat sipelot
2. Naik bukit melewati jalan pintas yang curam dan hanya jalan kaki(Sangat bila musim hujan)
3. Naik bukit dengan jalan bagus tapi memutar sekitar 3km(bisa naek motor asalkan handal)medan tanjakannya berat
Kami mencoba memilih alternatif kedua sementara yang lain menunggu diatas bukit saya berdua dengan teman saya menuruni bukit untuk sampai ke air terjun yang begitu extremenya inikan cuman survey jadi asalkan tahu lokasi jalannya nanti tim kedua yang akan camp dan explore lebih dalam..



Memandang pantai Sipelot dari ketinggian ternyata Sipelot ini mempunyai warna pasir yang beragam mulai dari Hitam, coklat, putih sampai abu-abu pantai yang termasuk lengkap dalam kategori wisatawan..kemudian warga sekitar juga sering memancing ada banyak spot2 untuk memancing disipelot ini untuk berenang juga bisa karena mesti tetap hati2 karena ubur-ubur atau landak laut mengintai tpi populasinya sedikit jadi masih aman..



Kemudian setelah turu bukit dan menjelajah karang2 kami pun menyisir bagian pantai timur…melihat muara dari terusan sungai kecil melihat2 spot camping yang enak dan pasti dokumentasi…



Sedikit bercerita pantai Sipelot ini sangat bagus untuk dijadikan tempat wisata secara fasilitas memang mendukung ada perkampungan nelayan, kota kecil, warung-warung makanan…tapi sebagai wisatawan yang menjunjung ekowisata kita seharusnya juga menjaga kebersihan pantai saat wisata dan tidak merusak kealamian sebuah tempat wisata…Bergaul dengan penduduk mungkin akan membuat mengerti apa yang diharapkan penduduk untuk kemajuan pariwisatanya dan hasilnyapun diharapkan bisa kembali untuk perkembangan penduduk setempat juga agar makmur dengan cara learning by doing yang menimbulkan efek positif sehingga wisatawan yang datang dan penduduk setempat bisa singkron…. Dilihat dari kesempatanya pantai Sipelot ini memang bisa dijadikan gacoan pariwisata kabupaten Malang asalkan itu tadi ekowisata dan geotourism harus dijunjung tinggi disetiap mindset pengunjung, pemerintah, maupun penduduk setempat sehingga hasil positifpun bisa dimanfaatkan..Kan sayang pantai seindah ini jika penanganannya salah akan menjadi terciderai keindahan alaminya oleh pihak-pihak vandalisme yang tak bertanggungjawab…



Hari pun semakin sore kami pun memuaskan berfoto-foto untuk dokumentasi karya Mahakuasa yang indah ini..Harapan kami semoga semakin kita tahu masyarakat Indonesia bahwa negerinya ini sangat indah….Karena mungkin salah satu cara  yang mempersatukan sebuah bangsa adalah dengan berkumpul di suatu tempat wisata dan menikmati sebuah keindahan alam Ciptaannya secara bersama-sama dengan berbagai cara mencapai tujuan..
Sekian Tim 2 observasi berangkat 2 minggu kemudian setelah tim1 survey..