Jumat, 31 Juli 2015

SUETO TEAM Jelajah Sumber Pitu @Malang Indonesia (Seven Source)




Sudah lama tak bersua kawan-kawan penjelajah kalau begitu salam dulu Wild Life! Kali kami akan memulai cerita perjalanan lagi menuju Sumber 7 yap letaknya di Kab Malang, Kec Tumpang, Desa Dawuk jaraknya sekitar 30km dari kota Malangkok.

Petanya kira-kira seperti ini :



Nama Sumber 7 itu sendiri berasal dari gabungan beberapa air terjun yang bersumber dari 7 tempat yang berbeda. Yah kelihatannya ini sumber 7 yang satu-satunya ada di Malang tempatnya pun masih begitu alami. Jadi begini ceritanya.

Perjalanan dimulai awal pertengahan Maret 2013 ini berangkat malam dari Sby menuju ke home base Malang untuk ngePES 13 sebentar…karena perjalananannya memang direncanakan paginya. Sebenarnya tujuan kita ada 2 satu hari itu pertama ke pantai Mondangan kemudian baru ke sumber 7 karena ada kendala termasuk kendala cuaca akhirnya kami putuskan satu tempat saja yaitu menuju ke Seven Source Tumpang.

Kemudian paginya kamipun setelah bersiap-siap dan berangkat perjalanan dilakukan dengan santai karena memang jaraknya yang dekat tempatnya pun dekat dan arahnya sama dengan arah coban pelangi yaitu arah Tumpang pendakian Bromo kalau gak salah tidak sampai 1 jam waktu itu dari Malang Karangploso ke desa duwet. Setelah masuk area desa Duwet dari sinilah yang lama kami mencari-cari plakat sumber 7 tidak ada dan memang tak ada. Kamipun sampai berputar-putar desa sampai 6kali sambil bertanya-tanya ke warga dan akhirnya kami temukan. Memang secara fasilitas memang kurang memadai meskipun sumber 7 sudah dibuka untuk umum.

Karena tempat parkir juga hanya disediakan di rumah-rumah warga sekitar. Juga untuk jalur menuju ke sumber 7 ada beberapa jalur turunan yang bercabang tapi kami akhirnya memilih jalur turunan yang tercepat sesuai saran masyarakat desa setempat. Setelah parkir motor kami pun bersiap melakukan penjelajahan simak fotonya berikut ini yah ceman-ceman.

Berikut foto-foto ekspedisinya :

















Nah demikian foto-fotonya mungkin ini hanya secara dokumentasi saja tapi kalau ceman-ceman suatu saat berkesempatan mampir ke sumber 7 ini aslinya bakal jauh lebih bagus dari pada sekedar foto. Kemudian hari semakin senja akhirnya kami pun bersiap kemabali pulang menuju Surabaya dengan dari air terjun sampai tempat parkir kami ditemani hujan yang indah seindah tempat yang sangat alami dan privasi ini tak menyangka Indonesia ini sungguh begitu indah.
Saran kami kalau suatu saat tempat ini ramai tolong para pengunjung jangan dikotori ya oleh aksi-aksi vandalisme seperti mencorat-coret di batu atau membuang sampah plastik sembarangan karena disayangkan akan menjadikan tempat ini kotor tidak secara alami juga keturunan kita kemudian yang akan semakin sulit mencari tempat indah di Indonesia dan menghargai kekuasaan sang Pencipta yang Maha Indah ini terimakasih.

Touring Sueto Tim Community Surabaya-Bali-Lombok-Sumbawa




Salam Wildlife!!Juli 2012 Rencana Sueto Community yang sempat tertunda selama setahun untuk mengexplore wilayah timur Pulau Jawa akhirnya terpenuhi. Ada 2 tim Sueto yang diluncurkan menuju Indonesia wilayah timur ini. Tim 1 berangkat dahulu bulan Juni 2012 dari Surabaya untuk melakukan touring dan pendakian di Gunung Rinjani Lombok dengan home bases di Bali. Kemudian Tim 2 berangkat awal Juli 2012 dengan tujuan touring menjelajah pantai sampai Sumbawa.

Nah dalam cerita perjalanan kali ini kita akan menceritakan perjalanan tim ke 2 karena penulis ikutan di perjalanan tim ke 2 ini. Lama Perjalanan Pulang-Pergi SBY-Sumbawa dilakukan 6 hari perjalanan berangkat hari Seni Malam dengan perjalanan awal SBY-Mataram ditempuh selama 24jam perjalanan.

Berangkat Senin Malam dari Sidoarjo pukul 20.30 P.M beranggotakan 3 orang 2 sepeda motor dengan formasi rolling rider bila capek, menuju arah pelabuhan ketapang tetapi pada saat perjalanan malam harinya  beristirahat sejenak di Paiton tempat warkop biasanya sueto tim sering ngopi jika melakukan perjalanan ke timur. Setelah Istirahat sejenak kami langsung meneruskan perjalanan melewati kota Situbondo-Baluran-Banyuwangi. Saat melewati kawasan Baluran udara sangat dingin kamipun mengemudi sambil mbeler karena kedinginan tapi tetap kami teruskan hingga tiba di pelabuhan Ketapang Banyuwangi sekitar pukul 03.30 kurang lebih terus membeli tiket gol 2 untuk sepeda motor Rp 14.000,- .

Saat dikapal ferry kami manfaatkan untuk istirahat meskipun cuman sebentar.  Sampai pelabuhan Gilimanuk ada pemeriksaan motor setelah itu kami targetkan langsung menuju pelabuhan padang bai karena memang tidak ada yang akan kami singgahi di Bali.  Perjalanan sekitar 180km kami tempuh dan paginya kami sampai Tabanan mengisi bensin sambil istirahat di pom bensin sekitar pukul 07.00 A.M kemudian lewat arah sukowati menuju Gianyar istirahat selama 2jam lebih  sambil Ishoma sehingga sampai pelabuhan padang bai sekitar pukul 13.00 P.M.

Penyeberangan kali ini membayar Rp100.000,- untuk satu sepedamotor. Lama Perjalanan Ferry padang bai-lembar ini biasanya sekitar 4-6jam jadi waktu yang lama ini kami manfaatkan untuk istirahat dan foto-foto di dermaga. Sambil istirahat dan menikmati perjalanan tak terasa pukul 17.30 kurang lebih kami tiba di pelabuhan lembar menikmati indahnya senja sempatkan berfoto dahulu.










Setelah Keluar dari pelabuhan kita langsung menuju ke kota Mataram untuk bertemu saudara Tawon untuk singgah dan istirahat saat perjalanan kami menikmati sejenak kota Mataram saat Malam hari dan sampai kota Mataram pukul 20.00 P.M Senin Malam kemudian bersiap istirahat dan prepare untuk perjalanan besok pagi menuju Sumbawa.

Esok harinya kami kesiangan bangun sehingga hari sudah mulai panas tapi kami tetap berangkat menuju pelabuhan kayangan tapi tak lupa kami sempatkan dulu berfoto dengan penghuni rumah selain Tawon yaitu Pak Ubed sebelum berangkat ke pelabuhan

Sekitar pukul 12.30 P.M kami hampir sampai pelabuhan kayangan dan melihat pemandangan bagus didekat pelabuhan jadi kami sempatkan untuk berfoto sejenak….











Sampai di pelabuhan kami membeli tiket penyeberangan seharga Rp 49.000,- untuk sepeda motor sekali seberang sambil menunggu kapal berlabuh ya istirahat dulu. Masuk Kapal Ferry ada yang unik di kapal Ferry kali ini Ferrynya eksklusif ada tempat bermain dan Wifinya ya perjalanan dinikmati sajalah di Ferry ini menuju pelabuhan Pototano

Sesampainya di pelabuhan Pototano sekitar jam 14.30 P.M karena berdiskusi untuk menentukan tujuan akan kemanakah kami sekarang?….Setelah berdiskusi timbul 2 rencana rencana pertama dilanjutkan ke pulau komodo, rencana ke 2 hanya mengunjungi Maluk dan bermalam di Taliwang akhirnya kami putuskan ke rencana yang ke 2 karena pada saat itu kondisi yang memungkinkan adalah menjalankan rencana ke 2 meskipun sebenarnya kami punya planning ke pulau komodo tapi mungkin nanti lah next tour selanjutnya.

Akhirnya kami menuju arah Taliwang-Maluk sejauh 40km dari pelabuhan akses jalannya sudah agak bagus beraspal cuman hat-hati masih banyak binatang seperti sapi lalulalang dijalan. Banyak pantai-pantai bagus didaerah Taliwang-Maluk  ini sambil menunggu  senja kamipun menikmati keindahan alam ini dengan berfoto-foto ria..





























Kemudian Dari pelabuhan pototano sekitar pukul 22.30 kami langsung menuju kawasan Senggigi untuk mencari tempat istirahat jadi lewat jalur utara dari Sambelia-Bayan-Anyar-Gondang tengah malam perjalanan dan akhirnya sampai sekitar pukul 04.00 dan menemukan pom bensin yang enak untuk disinggahi dan aman dari gangguan anjing liar di daerah Pemenang. Paginya kami langsung bersiap menuju ke pulau gili trawangan setelah sarapan sekitar pukul 07.00 A.M tapi kita memfoto pemandangan wisata senggigi dulu sebelum ke area keberangkatan ke pulau gili-gili. Tarif membayar perahu tujuan pulau gili trawangan Rp 10.000,-

Sampai pulau gili trawangan saya langsung istirahat tapi anak-anak lainya berjalan-jalan dengan menyewa sepeda pedal Rp 20.000-30.000 bisa nego terserah berapa jam tapi akhirnya setelah istirahat saya ikutan karena spot di pulau gili trawangan ini memang bagus-bagus untuk berfoto.



Setelah puas kami kembali ke menuju Mataram. Sebenarnya masih ingin bermalam karena pakaian kami tinggal dirumah Mataram ya sudah kami kembali saja lagian perahu terakhir ke Mataram cuman sampe jam 16.00 P.M. Kami kembali lewat rute kawasan wisata senggigi dan berhenti sejenak untuk makan bakso dan lihat-lihat bule lewat sebelum akhirnya kembali ke Hombase Mataram. Jadi Hari itu masuk Kamis Malam kita kembali kekota Mataram.

Jumat paginya kami hanya bersantai dan mencari oleh-oleh khas Mataram. Sorenya kami bersiap kembali ke Surabaya. Perjalanan ke Surabaya pun kami tempuh 21jam lebih cepak dari berangkat yah meungkin mitosnya pulang memang lebih cepat daripada berangkat jadi kami sampai Sidoarjo-Surabaya Sekitar Jam 3-4 sore.

Yap!Hanya rasa terima kasih dengan Yang Maha Kuasa yang diatas yang bisa menyelamatkan kami dalam setiap perjalanannya dan perjalanan ini menjadi yang kesekian kalinya impian yang terpenuhi!Semoga ini baru awal perjalanan Sueto Mengexplore Indonesia aminnn..Selamat bertemu di cerita perjalanan berikutnya.
Berikut Videonya :



Ada kesalahan di dalam gadget ini