Senin, 29 Juni 2015

Tanjung Papuma Jember(SUETO)




Hallo salam wildlife from SUETO!Perjalanan kali ini bertujuan ke Jember tepatnya Tangjung Papuma. Berawal dari sebuah liputan televisi saat di kantin kampus…akhirnya saat liburan anak2 SUETO pun membuat rencana touring ke Tanjung Papuma Go!!!Mulai berangkat kumpul di Home Base Tom Raider. Berangkat dengan formasi 3 orang 2 motor Tom n Sando(Pulsar200) Suehe(mio) Berangkat sekitar jam 3 dari Home Base Tom Raider Inilah Peta perjalanan yang akan kami tempuh yaitu dari Sidoarjo-Gempol-Pasuruan–Probolinggo-Lumajang(berhenti di Jendro Home’s)-Jombang-Kencong-Gumukmas-Balung-Wuluhan-Ambulu-Tanjung Papuma(jalur selatan tidak lewat Jember kota)




Setelah melewati perjalanan sekitar 3jam lebih nyampelah kita di Lumajang dan kita mampir istirahat di Jendro. Sesampainya disana kami pun mengobrol tentang rencana touring besok pagi harinya sempat juga sebelum beranjak istirahat kami pun mamir ke rumah Randy memberitahu rencana touring. Tinggal Istirahatnya dech…

Paginya sebenernya masih ngantuk semua tapi Randy udah nyusul kerumah Jendro akhirnya kami pun berangkat sekitar setengah 5 pagi meskipun agak molor dengan formasi Tom n Sando(Pulsar200) Suehe(mio) Randy n Jendro(megapro) Waktu di perjalanan sambil menikmati bagusnya pemandangan pagi hari yang masih berkabut akhirnya disempatkan tuk foto-foto dunk…\








Wez perjalan langsung dilanjutkan menuju target utama Tanjung Papuma!waktu tahun 2009 kami kesana masih ada dua jalan untuk menuju pantai yang satunya jalan aspal mulus tapi sebelumnya harus melewati pantai watu ulo jadi masuknya harus bayar tiket 2 kali nah jalan satunya lagi melewati jalan berbatu yang rusak tpi langsung berada di depan loket Papuma kamipun memilih jalan yang rusak karena bayar cmn satu kali n extreme. tetapi pada tahun 2010 jalan yang rusak ini sudah diaspal dan jadi bagus dan mulus dengan begitu bisa menuju ke Tanjung  Papuma langsung.

Kamipun membeli tiket masuk. Setelah memasuki kawasan area Tanjung papuma yang masih pagi sekitar jm setengah 7 kami pun cepat2 mengambil kamera berfoto2 kebetulan pemandangan panorama pagipun masih bagus.











Setelah Saya dan Sando turun dari pondok awal menyusul teman-teman yang sudah duluan berada di Pantai. Hmm gambaran tentang Tanjung Papuma adalah sebagai berikut :
Tanjung Papuma sendiri terletak di di Kecamatan Ambulu dan Wuluhan, Kabupaten Jember (Jawa Timur Indonesia). Nama Papuma sendiri terbentuk sebagai akronim dari Pasir Putih Malikan. Papuma menawarkan pantai yg indah berupa pasir yg putih dan disisi lainnya menawarkan pantai yg penuh batu dan karang. Bagi fotografer keistimewaan tanjung papuma adalah anda bisa mendapatkan sunrise dan sunset di satu tempat. Mmhh jarang sekali ada tempat yg begitu istimewa. Walaupun tergolong baru di tempat ini anda bisa mendapatkan tempat peristirahatan berupa pondokkan yang katanya berkisar antara 100-300 ribu. Saya belum pernah mencoba menginap disana mungkin suatu saat nanti saat ingin medapatkan sunset di malam hari dan sunrise di pagi dan mengeksploitasi lebih jauh Tanjung papuma.

Ada 7 (tujuh) karang besar di papuma ini, deretan pulau karang ini memiliki nama sendiri-sendiri yang diambil dari tokoh pewayangan seperti, pulau batara guru, pulau kresna , pulau narada, pulau nusa barong, pulau kajang dan pulau kodok karena pulau karang ini bentuknya mirip dengan kodok raksasa yang timbul tenggelam di tengah laut.

Di Papuma terdapat pantai yang penuh dengan karang yg pipih berjajar di sepanjang pantai sejauh kira2 1 kilomenter. Pantai yg baru saja dirambah oleh perhutani ini bernama Malikan. Malikan memberikan panorama yang sejuk. Kita bisa berdiri di atas batu2 karang dan terkena ombak laut. Jika hari sudah menjelang sore maka laut akan pasang dan sudah saatnya kita naik ke atas bukit.

Diatas bukit ini kita bisa melihat keseluruhan pemandangan papuma dari arah timur sampe barat. Sitihinggil merupakan menara di atas bukit di ujung barat Tanjung Papuma. Menara itu sengaja dibuat oleh Perhutani sebagai tempat pelancong menatap seluruh panorama di kawasan Papuma, sekaligus untuk tempat pemantuan keamanan satwa-satwa yang ada di kawasan itu.

Bila pandangan kita palingkan ke arah barat, maka dari Sitihinggil ini kita bisa menikmati sebuah pulau besar yang bertengger di kejauhann tengah tanjung. Oleh warga Jember, pulau ini dikenal sebagai Nusa Barong. Dari Papuma, pulau tanpa penghuni itu berjarak sekitar 50 mil laut dengan waktu tempuh sekitar empat jam menggunakan perahu.
















Mungkin Inilah foto-foto Tanjung Papuma 2009 yang masih alami karena sepertinya di tahun 2010 pemandangannya menjadi kurang bagus mungkin karena jalannya sudah diperbagus jadi akses ke sana jadi gampang. Tetapi basicly memang baguskok Tanjung Papuma…

Setelah seharian berada di kawasan pantai Tanjung Papuma kami merasa puas dan akhirnya kembali ke rumah Jendro untuk istirahat sebelum besoknya kembali pulang ke Sidoarjo. Semoga posting bermanfaat bagi pengunjung…tuing!