Kamis, 14 Juni 2018

Perjalanan ke Hidden Paradise Ujung Pulau Jawa Bilik Beach by Suetoclub


Hi Salam Wildlife!Gaess Cerita Perjalan ini Dimulai Sebelum Bulan Puasa. Maklum baru bisa posting sekarang hehe..Rencana awal sih liburannya memang bukan kesini melainkan ke danau taman hidup tapi karena sesuatu hal akhirnya kami putuskan menuju kesini saja.

Berangkat dari Surabaya jam 23.00wib dengan kondisi gas santai sampai di paiton ternyata kesana sampainya kecepetan jam 2 sudah sampai akhirnya tidur dulu aja di pom bensin araya sampai shubuh baru berangkat lagi. Soalnya pos penjaga di Baluran kan baru buka sekitar jam 7 pagi.

Setelah Shubuh kita berangkat melewati dinginnya embun pagi disekitar jalanan persawahan yang kami lewati setelah kota Situbondo.  Dinginnya sampai membuat kami pilek karena lebih dingin dari malam yang kami lewati..xixixi

Untuk Rutenya bisa cek di google map dibawah ini


Tapi setelah sampai pedesaan jangan lupa tanya warga lagi jangan percaya google 100% anda bisa tersesat atau kalau tidak ketemu jalan yang tidak sesuai harapan bisa jdi masalah haha. .Intinya jangan sampai di PHP googlemaps. .karena jalanan yang akan dilewati ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Berkat arahan warga kamipum sampai di pos masuk taman nasional Baluran. Daftar Nama bayar GRatis! Alhamdulillah. .Kemudian kami teruskan perjalanan melewati afrikanya jawatimur..yups suasana bakal persis bila kalian pernah ke afrika ya.. Ingat bila kalian pernah ya! Bila belum kesini aja deh biar gak jauh-jauh.. Hehe.

Sembari menikmati pemandangan kami selalu bertemu banyak warga seliweran dari kampung nelayan pos merak. Jadinya ada temennya gak seperti ke hutan sendirian.

Perjalanan dari Pos PH menuju Pantai Bilik Kurang lebih memakan waktu 1jam dengan lika-liku jalannya yang seru dan menantang. Banyak jalur bayangan hanya insting yang menjadi bimbingan. Ditengah Gunung Baluran terlihat semakin megah.

Sampai di pantai Bilik ternyata woyy pemandangannya masih alami Loo. .Tipikal pantainya macem-macem,  ada pantai bakau,  pantai kerikil,  pantai pasir putih,  dan sebuah laguna sunyi yang indah.










Lanjut lagi ke Barat kita menemukan teluk hati yang masih disekitar kawasan pantai bilik.  Santai sejenak melepas lelah sejenak karena suasana begitu sunyi hanya ada beberapa anak-anak main, klub sepeda,  dan para pemancing dn laut yang tak berombak lengkap sudah syukur kami kepada sang pencipta alamsemesta diberikan kenikmatan seperti ini.

Hari mulai Siang kami pun bersiap kembali. Karena esok hari sudah beraktifitas lagi. Kapan-kapan saja kita sempatkan berkunjung ke pantai Merak ke Sebelah Timur Baluran.

Keluar hutan sempat kesasar malah menuju pantai merak akhirnya setelah bertanya warga setempat kami menemukan jalan keluar ke arah pos PH.

Perjalan ke Surabaya kami nikmati dengan santai jam 12 kita keluar jam 19 kita sampai Sby kita sempatkan tidur sebentar di Araya lagi itu. .

Berikut videonya gaess


Terimakasih telah membaca cerita perjalanan kami.  Jangan lupa subscribe youtoube kami dan follow insta kami di suetoclub.

Karena besok juga sudah lebaran kami ucapkan selamat hari raya idul fitri  1439H bagi yang merayakan dan mohon maaf lahir batin

Oh iya bisa mampir ke link kita lainnya tentang info baluran http://www.suetoclub.com/2015/07/greentour-to-baluran-sebuah-tempat.html



Selasa, 12 Juni 2018

Perjalanan Singkat Surabaya-Tulungagung-Blitar Menuju Pantai Gayasan dan Pantai Pangi by Suetoclub





HI!salam wildlife Kali ini perjalanan touring akan ditemani rekan Sueto Menuju Pantai Gayasan. Touring di Bulan April ini hanya untuk mengisi liburan. Berangkat dari Surabaya menuju Blitar via Tulungagung. Hanya dua personel satu motor bluesky(sebutan untuk scorpio kami).

Berangkat Jam 11 siang dari Sby perjalanan kami tempuh 4 jam untuk sampai ke Tulungagung. Niat pertamanya sih untuk menyusul beberapa teman lagi untuk menemani kami touring tapi ternyata mereka sudah touring duluan menuju pantai Sine. Akhirnya sekitar jam 5 sore perjalanan kami lanjutkan menuju kota Blitar.

Sampai kota Blitar kita istirahat kemudian Paginya baru explore Pantai Gayasan. Pantai Gayasan ini kalau di lihat dari google rutenya seperti ini



Medan ke pantai ini sangat berat hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja. Pantai nya masih sungguh alami dan jarang ada orang mengexplore kesini karena memang medannya yang berat dan jauh dari pedesaan apalagi perkotaan.

Dari kota Blitar menuju pantai Gayasan kurang lebih menempuh waktu dua jam perjalanan. Secara administratif terletak di Desa Tumpakkepuh, Kec. Bakung, Kab. Blitar. Bila ingin menuju pantai Gayasan dari kota Blitar ikut saja arah Pantai Pangi karena Pantainya memang bersebelahan. Dari pantai Pangi bisa mengikuti jalanan makadam ke Timur.

Beberapa tipikal jalan kami lalui dari jalan aspal, berbatu, makadam, perkebunan dan sungai kami seberangi. Konturnya melewati perbukitan pantai selatan.

Sesampainya dari pantai karena waktu itu masuk pantai dikelilingi genangan air yang dalam sekitar setengah meter maka motor kami parkir dan kami berjalan ke pantai.






Pantai Gayasan ternyata memang benar-benar alami, hamparan pasir putih, coklat dan hitam yang luas serta ombak khas laut selatan membuat kami merasa “back to nature” Sepi Gaess!Pantainya terlihat terbagi dua oleh aliran sungai dan cuaca saat itu sangat panas tapi bisa berteduh ke pojok tebing pinggir pantai.

Setelah puas berfoto kami kembali. Mampir ke pantai Pangi sebentar menikmati sunset kemudian kembali ke Surabaya untuk menyongsong kehidupan yang lebih indah lagi dan beraktifitas seperti biasa.



Berikut Video perjalanannya :




Terimakasih telah mengikuti perjalanan kami subscribe youtube channel kami dan add instagram kami di suetoclub.com

Jumat, 04 Mei 2018

Flashcom Kursus Desain di Surabaya





HI Sobat Suetoclub salam wildlife!Kali ini ada sedikit info untuk rekan-rekan pembaca sekalian. Mungkin butuh les bersama tentang desain atau les home privat mungkin bisa langsung menghubungi Web terkait ini https://flashcomindonesia.com/

Paket Kursus & Pelatihan Komputer

Perusahaan berdiri dan memiliki perijinan resmi di Surabaya sejak 2013 bergerak dibidang kursus dan pelatihan komputer yang dengan keunggulannya melekat pada tubuh FLASHCOM INDONESIA yaitu “Materi menyesuaikan kebutuhan Siswa, Jadwal yang fleksibel, dan Pengajar profesional berangkat dari praktisi juga akademis. Hal tersebutlah menyebabkan banyak orang memilih kursus dan pelatihan komputer pada perusahaan kami, mulai dari perusahaan pemerintah, industri kreatif, perusahaan swasta, universitas, dan sekolah. Hingga saat ini alumni mencapai rata-rata 2394 setiap tahunnya dan terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Ini merupakan hasil nyata dalam memberikan materi kursus, pengalaman, sistem belajar, dan pelayanan terbaik kepada setiap peserta. Anda dapat memilih paket yang kami sediakan seraya terus meningkatkan keahlian, kompetensi, wawasan serta pengetahuan teknologi komputer.



Ada beberapa paket kelas untuk sesi pengajarannya yang nanti bisa disesuaikan untuk kebutuhan customer. Jadi buruan yang pingin bisa cepat belajar kebutuhan desain dll. Bisa langsung mendaftar dan bisa belajar bareng.


Kunjungi Juga Instagramnya di : @flashcomindonesia

Thanks for Regard

Rabu, 25 April 2018

Persami ke Gunung Pundak 1585mdpl bersama Suetoclub 2018





Hi!salam wildlife Cerita perjalanan kali ini adalah Persami Ke Gunung Pundak 1585mdpl 2018. Kenapa dinamakan persami ya memang ini tujuan cuman untuk kemah sabtu minggu aja mencari suasana weekend yang berbeda tapi masih dekat dengan perkotaan. Perjalanan kami mulai dari pom bensin jenggolo tepatnya berangkat sabtu malam sekitar jam 9. Setelah semuanya berkumpul kita berangkat lewat rute sda-porong-padaan-trawas-pacet-claket, untuk petanya bisa di cek di google dibawah ini :



Sesampainya di pintu masuk pemandian air panas padusan claket kami ditarik tiket masuk sekitar Rp 12ribu. Kemudian masuk perjalanan naik motor sekitar 2-3km saja langsung parkir di pos perizinan pendakian ke gunung pundak tiap orang dikenai biaya pendakian Rp 10ribu saja ditambah retribusi motor Rp 5ribu saja tapi eit itu belum termasuk tiket parkir Rp 5ribu lagi. Bedanya retribusi motor sama tiket parkir motor apa ya..haha


Start pendakian awalnya mulai jam 22 WIB tapi tertunda karena hujan akhirnya kita ngopi-ngopi dulu baru start di mulai lagi jam 23 WIB. Masuk awal pendakian via claket melewati area camp air terjun coban Canggu, ikuti arah papan yang ke pundak saja. Beberapa jam kita akan masuk hutan hujan dengan struktur medan terus menanjak sampai sekitar 1 jam kita akan melewati beberapa sumber air setelah itu kita akan memasuki hutan beringin yang lumayan seram kalau malam. Setelah melalui perjalanan 2jam lebih jalan kaki tiba-tiba habis gelap timbulah terang. Kami mulai melihat puncak welirang disamar-samar malam, lohkok puncak welirang iyakan memang vie utama gunung pundak menghadap gunung welirang.

Alhamdulillah sampai puncak pundak 1585mdpl tepatnya minggu dini hari jam sebelum hujan datang, bintang menghilang, angin melambai, dingin menusuk kami langsung bersiap mendirikan tenda kemudian santap malam dengan sedikit pemanis kopi buatan.







Terlarut dalam dinginnya pagi hari kami jemput sang mentari sampai terbit di ufuk timur. Sembari menikmati indahnya lukisan sang pencipta kami pun tak lupa mengabdikan momen itu untuk berbagi dengan khalayak tentang indahnya Indonesia. 

Kami Hanya beruncap rasa syukur bisa menikmati terbitnya mentari di pagi itu dengan paduan gradasi warna jingga dan biru. Suasanapun melebur dengan sejuk udara dan ketentraman hati.
Setelah itu persiapan sarapan pagi. Meskipun hanya makan indomie yang ditambahi sedikit racikan bumbu gunung itu sudah terasa cukup karena kita nikmati bersama...haha...

Tiba-tiba semuanya terasa mengantuk setelah menyantap sarapan pagi teracuni penyakit jaman now yaitu kolestrol dan diabetes apalagi ditunjang hawa angin yang semilir-semilir merdu..haha..


Beberapa ada sisa-sisa semangat niat menjelejah jalur pendakian via puthuksiwur. Terlihat tampak pemandangan gunung Penanggungan yang cerita perjalanannya juga sempat kami ulas di http://www.suetoclub.com/2015/08/olahraga-kecil-menuju-pawitra-g.html

Setelah jam 12 siang tepat tengah hari kami bersiap turun ke pos pendakian awal lewat jalur yang sama. Lama perjalanan turun kurang lebih tak sampai 2 jam. Beristirahat sejenak kemudian akhirnya kami pun pulang lewat jalur yang berbeda-beda ada yang lewat pacet ada yang kembali lewat pandaan.

Oh iya Berikut foto-foto dokumentasinya :






Videonya jangan lupa subscribe kami di youtube yap :


Terimakasih telah megikuti cerita perjalanan kami J

Kamis, 11 Januari 2018

Liburan Setelah Tahun Baru 2018 Sueto Explore Go to Gunung Api Purba Ngelanggeran & Pantai Nglambor Yogyakarta (Part1)




Hi Gaes Salam wildlife!Masih suasanan liburan tahun baru dan memang sebagian sudah ada yang masuk kantor tapi masih ada yang libur jadi kami memanfaatkannya untuk meneruskan liburan ini ke Jogja tahun sendiri Jogja kalau waktunya liburan sudah macet dimana-mana kalau sudah ada yang sebagian kerja wisata Jogja kan jadi gak seberapa ramai.

Perjalanan dari Tulunggagung kami pilih rute via Tulungagung-Trenggalek(yang istri bupatinya arumi bachin itu lo)-Ponorogo-Wonogiri-Klaten-Prambanan-yogyakarta lama perjalanan sih sekitar 5jam berangkat jam 1 siang sampe Jogja sekitar jam 5 sore lebih menjelang magrib. 



Karena sudah kecapean kami putuskan malam itu keliling kota Jogja saja baru kemudian paginya explore Gunung Kidul yang tujuan utamanya adalah Puncak Gunung Api Purba Ngelanggeran dan Pantai Nglambor. 

Pagi Sekitar jam 9 pagi kami berangkat dari penginapan. Rutenya bisa dilihat di google map. Kalau perjalanan tidak sampai 1jam sekitar 45 menit dari pusat kota.



Masuk Kawasan wisata gunung api purba anda akan dimanjakan dengan pemandangan pedesaan yang asri. Namanya desa wisata ada beberapa wisata yang bisa kunjungi disini misalnya pendakian gunung api purba, embung ngelanggeran, curug, air terun banyunibo dan kedungkandang.

Saat itu yang kami kunjungi adalah puncak gunung api purba, parkir dan bayar tiket masuk sebesar idr 32k sudah separkir motornya. Kami prepare dan bersiap mendaki, jalur pendakiannya di bagi dua alur untuk mendaki dan jalur untuk menurun, keduanya mempunyai medan berbeda, yang jalur pendakian bisa sedikit extreme dan memacu adrenalin yang jalur menurun sedkit memutar dengan track yang datar.

Untuk sampai puncak di ketinggian 700mdpl saja dari loket masuk membutuhkan waktu sekitar 1-1.5jam saja tergantung kemampuan personel masing-masing dan diperjalanan pendakiannya ada spot-spot yang memang dibangun untuk berfoto selfie. Kalau tidak salah ada 3 pos yang bisa dibuat untuk singgah beristirahat menikmati pemandangan disekitarnya.

Sampai di puncak gunung api purba anda akan disungguhkan pemandangan gunung kidul, embung ngelanggeran dari atas gunung, juga gunung api purba yang sebelahnya yang tampak sama tingginya, kota jogja dan yang menakjubkan tentunya pemandangan gunung merapi dan merbabu jika suasana sedang bagus-bagusnya. Menurut kami semua kelelahan itu terbayarlah.

Puas menikmati puncak kami turun melewati jalur menurun kedua, di pos 2 jalan menurun ada hutan rumah kera, kemudian jalur untuk menuju ke parkiran agak sedikit memutar tapi jalannya masih dalam tahap pembangunan dan melewati ladang perumahan warga.

Sampai di parkiran kami mandi sejenak karena memang fasilitas seperti wc, warung sudah lengkap. Setelah segar kembali kamipun bersiap melakukan perjalanan jauh menuju pantai selatan gunung kidul.


Boleh dilihat Dokumentasi berikut ini :


















































Trims Langsung lanjut ceritanya di part 2 Yah..

Berikut Videonya :

Video 2 :